PARIWARA

Your Ad Here

Senin, Juli 08, 2013

PEMASARAN ONLINE UNTUK UKM

Pemasaran bukan hanya dilakukan oleh perusahaan besar namun usaha kesil dan menengah juga memerlukan pemasaran untuk meningkatkan laba mereka. UKM sebagai bisnis kecil menengah kadang dianggap sebagai bisnis biasa yang tidak memerlukan pemasaran yang luas. UKM juga memerlukan pemasaran baik secara langsung maupun secara online. Pemasaran online untuk UKM diperlukan untuk memenangkan persaingan bisnis. Persaingan bisnis saat ini banyak dilakukan melalui internet atau yang sering dikenal dengan pemasaran online. Pemasaran ini dianggap lebih efektif dibandingkan dengan pemasaran langsung atau melalui pasar. Pemasaran online untuk UKM ini bisa meningkatkan penjualan dan juga bisa menghindarkan dari kegagalan bisnis. Pengembangan UKM ini bisa dilakukan dengan pemasaran online untuk UKM baik oleh pemilik usaha maupun orang lain yang ada kaitannya dengan bisnis UKM tersebut. 

Beberapa keuntungan pemasaran online untuk UKM ini diantaranya: 
  1. Biaya Ringan. Pemasaran secara online tidak memerlukan biaya besar karena hanya dengan komputer atau laptop dan PC saja anda bisa memasarkan produk dan jasa yang bisa menjangkau seluruh pelosok bukan hanya pada daerah anda sendiri. Jaringan internet bisa menjangkau semua daerah bahkan di luar negeri pun juga bisa dijangkau. Jika anda harus memasarkan produk usaha kecil maupun menengah anda secara langsung atau door to door tentu saja anda harus mengeluarkan tenaga dan waktu yang lama. Jika anda memakai kendaraan tentu saja anda harus mengeluarkan biaya transport yang besar pula. Biaya yang besar ini akan mempengaruhi laba yang anda dapatkan. 
  2. Jangkauan Luas. Pemasaran online untuk UKM bisa menjangkau semua wilayah bahkan sampai ke luar negeri. Jangkauan luas ini bisa meningkatkan penjualan dan pendapatan bisnis semakin banyak. Pemasaran secara online sangat efektif bagi usaha kecil dan menengah agar usaha semakin dikenal banyak orang. 
  3. Mudah Dijalankan. Ternyata pemasaran online lebih mudah dijalankan jika dibandingkan dengan pemasaran secara langsung. Pemasaran online untuk UKM sangat mudah dijalankan karena hanya dengan koneksi internet saja anda sudah bisa memasarkan produk pada semua orang. Karena kemudahan pemasaran ini banyak orang yang memilih pemasaran online untuk mengembangkan usaha kecil dan menengah. 
 Berikut beberapa cara pemasaran online untuk UKM: 
  1. Facebook. Facebook bukan hanya sebagai tempat berkomunikasi dan mencari pertemanan namun sekarang facebook bisa dimanfaatkan menjadi alat pemasaran online yang dasyat. 
  2. Website atau Blog. Website maupun blog bisa menjadi tempat berpromosi semua bisnis dan jasa. Dengan adanya website ini pengunjung bisa dengan mudah melihat produk yang dijual. 
  3. Email 
  4. Situs Penyedia Iklan di Internet 
  5. Dan sebagainya

Sumber: http://menjadiwirausaha.co



Menerima:
Murah, Cepat, dan Terpercaya
Baca Selengkapnya....

Minggu, Juli 07, 2013

SELAMAT MENUNAIKAN IBADAH PUASA RAMADHAN

Hatiku tak sebening air mengalir dari pegunungan.
Sikapku tidak sesempurna ahli surga.
Tutur kataku tak seindah lantunan ayat suci Al-Qur'an.

Saat yang baik ini dan detik menjelang bulan Ramadhan 1433 H perkenankan diriku ini meminta maaf atas semua khilafku pada semua orang yang telah hadir dalam hidupku, baik yang menyayangiku ataupun yang membenciku.

Marhaban ya Ramadhan Tahun 1433 H
Mohon maaf lahir dan batin.



Menerima:
Murah, Cepat, dan Terpercaya
Baca Selengkapnya....

Jumat, Februari 15, 2013

KLASIFIKASI PENILAIAN KINERJA PERUSAHAAN

Penilaian terhadap kinerja perusahaan dapat diklasifikasikan ke dalam tips umum, yakni (Soeprihanto, 1996: 35):
  1. Tipe Objektif Penilaian kinerja tipe objektif memasukkan data produksi, pemasaran keuangan dan bidang manajemen lain yang terkait. 
  2. Tipe Subjektif Penilaian subjektif tergantung pertimbangan kemanusiaan yang memilit berbagai kecenderungan seperti kelonggaran, kecenderungan ke pusat dan hal error. 

Agar penilaian tipe ini bermanfaat maka penilaian sebaiknya didasarka pada analisis yang teliti rnengenai perilaku yang relevan dengan jabatan atau pekejaan. Para manajer lebih menekankan pada penilaian tipe subjektif dalam menilai prestasi karyawan sebab penilaian dengan tipe objektif sering kurang mendukung sebagai akibat beberapa kelemahan pada masing-masing bidang organisasi. Sebagai contoh, bidang pemasaran: jumlah nilai penjualan seorang salesman dipengaruhi oleh beberapa faktor yang sifatnya di luar jangkauan kendali seperti wilayah, jarak, dan lain-lain, situasi persaingan, kondisi dan kemampuan masyarakat. 

Padahal tujuan penilaian adalah prestasi kerja salesman. Jika dikaitkan dengan manajemen strategi proses penilaian kinerja perusahaan ini merupakan bagian dan dan evaluasi strategi, di mana hasil evaluasi ini digunakan untuk menentukan apakah strategi yang dipilih dapat meningkatkan kinerja penisaliaan atau sebaliknya, agar perusahaan dapat menentukan langkah selanjutnya yaitu apakah strategi akan ditekniskan atau diperlukan strategi baru yang lebih tepat bagi perusahaan. 

Sumber: Agung Utama. Manajemen Kinerja. Yogyakarta: Universitas Negeri Yogyakarta.

Menerima:
Murah, Cepat, dan Terpercaya
Baca Selengkapnya....

Senin, Januari 21, 2013

INDIKATOR PRESTASI KERJA

Menurut Supardi (1989: 69) indikator-indikator penilaian prestasi kerja adalah:
  1. Kualilas kerja. Kualitas kerja ini meliputi akurasi, ketelitian, kerapian dalam melaksanakan tugas peker jaan yang diberikan, mempergunakan dan memelihara alat-olat, memiliki ketrampilan dan kecakapan dalam bekerja. 
  2. Kuantitas kerja, meliputi keluaran atau output dan target kerja dalam kuantitas kerja. 
  3. Hubungan kerja, merupakan penilaian berdasar pada sikap dan kerjasama karyawan, terhadap pimpinan atau atasan, terhadap pihak perusahaan dan kesediaan dalam menerima perubahan kerja. 
  4. Penyesuaian pekerjaan, merupakan penilaian prestasi kerja yang ditinjau dari kemampuan dalam melaksanakan tugasnya diluar pekerjaan maupun adany tugas barn kecepatannya berpikir dan bertindak dalam bekerja. 
  5. Ketangguhan merupakan pengukuran dari segi kernampuan orang atau keandalan karyawan dalam melaksanakan tugas. 
  6. Keselamatan kerja, yaitu penilaian tentang bagaimana perhatian karyawan terhadap keselamatan kerjanya.

Sumber: Agung Utama. Manajemen Kinerja. Yogyakarta: Universitas Negeri Yogyakart.



Menerima:
Murah, Cepat, dan Terpercaya
Baca Selengkapnya....

Selasa, Desember 25, 2012

TUJUAN PEMERIKSAAN KINERJA

Menurut Setyawan (1988: 9), keberhasilan sebuah strategi dapat dilihat melalui kinerja perusahaan,sehingga tujuan pemeriksaan kinerja adalah: 
  1. Menilai hasil-hasil kerja manajemen agar dewan komisaris dapat memperoleh input yang mencukupi guna menilai tujuan yang diinginkan dan strategi kerja yang ditempuh. 
  2. Menciptakan media komunikasi antara dewan komisaris dengan manajemen mengenai pedoman-pedoman dan standar-standar kerja di masa yang askan datang. Hal ini disebabkan dewan Komisaris tidak memiliki informasi selengkap informasi yang dimiliki oleh manajemen mengenai kondisi bisnis, selling, fokus pemeriksaan terletak pada penilaian atas kualitas tim manajemen baik secara individual maupun kolektif di mana tim manajemen bekerjasama. 
Sumber: Agung Utama. Manajemen Kinerja. Yogyakarta: Universitas Negeri Yogyakarta



Menerima:
Murah, Cepat, dan Terpercaya
Baca Selengkapnya....